Syirik itu ada kalanya dalam lahir dan ada kalanya dalam bathin. Syirik lahir ialah menyembah kepada selain Allah. Adapun syirik bathin ialah menggantungkan nasib kepada sesama makhluk dan menganggap mereka yang mendatangkan bahaya dan manfaat.”
~ Syeikh Abdul Qadir Al-Jailani
Orang orang yang masih menggantungkan diri pada mahluq ciptaan Allah, tandanya belum kenal kalau Allah itu maha kuasa dan sanggup melakukan apa saja.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar