Siapa yang bertawakal kepada setan, sudah pasti setan akan menyesatkanmu.
Siapa yang bertawakal kepada Allah, sudah pasti Allah akan menanggungmu.
Setan itu ada yang berujud manusia, dan jin, sama pekerjaan setan berujud jin atau manusia, tugasnya ialah membujukmu, merayumu, untuk menyesatkanmu, makanya kalau ada yang merayumu, jangan percaya, sebab setan itu akan berusaha menyesatkanmu, tak akan berhenti merayumu sebelum engkau disesatkan oleh mereka, tapi setelah engkau tersesat, mereka akan berlepas tangan padamu. Tak perduli padamu.
Allah itu tidak pernah merayu, tapi memberi hidayah, petunjuk, tanda sesuatu itu dari Allah, entah lewat manusia, atau kejadian, sesuatu itu tidak ada unsur rayuan, tapi berupa petunjuk, hidayah, pemahaman, muatan hikmah, dan setelah engkau mendapat petunjuk, lalu kamu ikuti, maka Allah akan menanggungmu, itulah perbedaan jelas apa yang dari setan dan apa yang dari Allah, walau mungkin dikemas dalam kemasan yang hampir sama.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar