Seseorang membuka dagangan es, awal karena ingin mencari pelanggan, dan ingin jujur dalam berdagang, es dia buat seenak mungkin, dari gula asli dan dari bahan-bahan yang terbaik, sehingga es nya enak, dan banyak orang suka, lambat laun es nya banyak sekali pelanggannya dan dikenal di mana-mana, juga labanya banyak sekali, tapi ketika dia menghitung laba, namanya manusia juga akan merasa kurang, dia berpikir seandainya es nya dibuat dari bahan abal-abal, yang murahan, yang gak asli, tentu untungnya lebih banyak, karena dengan modal sedikit dengan bahan yang murahan, pelanggan kan gak tau kalau yang dia pakai bahan yang gak baik. Maka dia menerapkan itu, dan pelan tapi pasti pelanggannya habis, semua pergi! karena es orang ini sudah tidak enak dan bahkan bikin mencret, akhirnya dia sama sekali tak punya pelanggan, dan es yang dia bikin tiap hari tidak ada yang beli lagi.

Itulah hidup, syukuri yang kita dapat, dengan mempertahankan kejujuran dalam apa saja, usaha kebaikan yang lama itu akan musnah dalam keburukan yang sebentar.

Tapi kebaikan yang dituduh keburukan itu akan menambah cahaya berkilau dari kebaikan itu. Intan berlian yang ditutup lumpur itu akan makin menyala cahayanya ketika lumpur telah dibersihkan dari intan itu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar