“Saudara! Jika bicara, bicaralah dengan niat yang baik. Jika diam, diamlah dengan niat yang baik. Setiap orang yang tidak berniat dalam beramal, maka tiada berguna baginya amal yang ia kerjakannya itu, amalnya sia-sia. Baik engkau bicara atau diam, kau tetap berdosa sebab engkau tidak membenarkan niatmu, diam dan bicara yang tidak mengikut sunnah.”
Syeikh Abdul Qadir Al-Jailani
Perbedaan orang berilmu dan tidak berilmu, ketika orang berilmu itu diam maka diamnya mendapat pahala, karena diamnya mengikuti sunnah nabi, dan diamnya diniatkan keselamatan lisannya dari kesalahan dan pembicaraan sia-sia, sebab setiap amal sebesar semut budak pun akan dihisab dan dimintai pertanggung jawaban.
Dan orang berilmu itu ketika bicara maka akan berbicara yang mengucapkan ilmu dan hikmah, dan tak hanya bicara yang sia-sia apalagi bicara yang bermuatan dosa.
Dan orang yang tak berilmu akan melakukan yang sebaliknya, dengan kebenaran dan kebaikan mereka benci, mengolok-olok sunnah, dan menuduhnya bid'ah, semua bicara dibuat-buat agar ditertawakan, dan pembicaraannya selalu hal yang sia-sia, sebab dalam hatinya tak ada sama sekali niat baik, dan pikirannya tak percaya ada hari pembalasan, tak percaya bahwa setiap amal akan diperhitungkan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar