Berzikirlah engkau kepada Allah dengan hatimu sebanyak seribu kali dan dengan lisanmu sekali. Berzikir yang dilakukan hanya dengan lisan tanpa menggunakan hati, tidak memberikan kemuliaan kepadamu. Zikir adalah zikir hati dan zikir batin, kemudian zikir lisan. Berzikirlah kamu kepada-Nya, sehingga zikir itu melebur dosa-dosamu, dengan demikian engkau tidak menanggung dosa sama sekali. Zikir itu ingat, bagaimana kamu dikatakan berzikir sementara kamu tak ingat? Dan ingatan itu ada di hati dan pikiranmu, dalam batin yang tak terlihat, jika lahiriyahmu berdzikir sementara batiniahmu lalai tak ingat/zikir, maka kamu sebenarnya juga bukan orang yang sedang zikir, jika hati dan pikiranmu itu zikrullah, maka akan ada malaikat yang keluar dari pori-pori dan lisan, nafas, dan setiap gerakmu, bahkan kedipan matamu akan mengeluarkan malaikat, malaikat itu sebagaimana energi, sebab dia diciptakan dari cahaya/energi, jika setiap gerakmu mengeluarkan energi atau cahaya malaikat, maka ketika kamu berkata umpama, kata-katamu akan masuk ke telinga orang yang mendengar perkataanmu, perkataan itu akan masuk ke dalam hati dan pemikiran orang yang mendengar perkataanmu, dan perkataanmu itu umpama cahaya yang memberi suluhan pada pikiran yang gelap dan hati yang gulita, bagaimana perkataanmu itu bisa berguna, jika kata-katamu tak dimuati cahaya? Masuk ke hati yang gelap sama sama gelapnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar