Suatu hari, ada orang datang kepada Imam Junaid membawa uang 500 dinar, diletakkan di depan Imam Junaid.

"Ini uang ku sedekahkan untuk jamaah." kata orang itu.

"Ini uang milik siapa?" tanya Imam Junaid.

"Milik saya." jawab orang itu.

"Kamu masih ada uang lain?"

"Masih ada."

"Kamu masih mencari tambahan?"

"Ya."

"Kalau begitu, ambil uang ini lagi, pakai tambahan untukmu, karena kamu lebih membutuhkan uang daripada para jamaahku."

Uang itu ditolak oleh Imam Junaid. Lalu beliau berkata, syukur itu ada penyakitnya, penyakitnya yaitu mengharapkan tambahan, jika ingin melakukan syukur maka jangan mengharap tambahan tapi bersyukurlah dengan melihat pada diri itu bukan orang yang berhak memperoleh nikmat dari Allah. Seperti orang yang memandang berhak menerima gaji, dan berhak pula menerima bonus.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar