Entah berapa kali aku menulis ini, tapi ini tak akan membuatku bosan untuk menulis, walau kalimatku adalah sama, tapi aku tau malaikat yang menempati huruf yang ku tulis berbeda, sehingga cahaya dalam hurufku akan lain rasanya.

Ingat, jika hati kita baik, bening, ikhlas, ridho, sabar, amanah, taqwa, tawakal, maka yang keluar dari hati kita berujud pendapat, ucapan, tulisan, pemikiran, pandangan, pendapat, kesimpuan, isinya adalah kebaikan, maslahah, ilmu, kedamaian, kesejukan, hikmah. manfaat, pahala, niat baik, kata bijak dll semua kebaikan semua.

Sebaliknya jika hati kita itu isinya, ujub, riak, dengki, benci, munafik, fasik, kufar, maka yang keluar adalah sumpah serapah, kata cacian, tak terima, ingkar, ghibah, fitnah, adu domba, amarah dll..... semua dari setan.

Seperti sebuah tangki minyak wangi harus, jika dibuka maka akan menebarkan bau harum semerbak, dan orang akan suka mencium baunya, menyebar membawa keharuman ke seantero pelosok.

Tapi jika tangki berisi tinja, hm.... dibuka baunya akan kemana mana, mencemarkan udara, membuat resah, membuat orang merasa tak tahan dengan bau yang tak enak. Itu otomatis.

Nah mari bercermin diri, apa yang keluar dari mulut kita? apa yang keluar dari tulisan kita, apa yang keluar dari prilaku kita?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar