Seseorang itu tidak bisa mencalonkan diri menjadi punya kedudukan di sisi Allah itu apa, sebagaimana nyalon pencalonan kepala desa atau nyalon sebagai bupati, gubernur, presiden, Allah mau mengangkat siapa saja yang dikehendakiNya, dan kedudukan kewalian, orang diberi kekuasaan wilayah oleh Allah itu juga hak mutlak Allah, yang penting manusia itu beribadah secara istiqomah, sebagai wujud pengabdian kepada Allah, dan Allah itu tidak butuh pengabdian siapa saja, Allah maha berdiri sendiri, tidak butuh penopang, jika Allah menciptakan semua mahluq semua maksiat Allah tidak rugi, dan jika semua beribadah Allah juga tidak diuntungkan, semua amal ibadah pahalanya ibadah, dan kerugian dosa maksiat semua kembali kepada yang menjalankan.
Kekuasaan Allah itu kekal abadi selama-lamanya tak berkurang karena orang maksiat, dan tidak bertambah karena orang beribadah,

Tidak ada komentar:

Posting Komentar