Menyembuhkan orang yang dikuasai jin, karena suka mencari ilmu sembarangan, sampai bingung sendiri, karena jinnya sudah menguasai penuh tubuh orang yang dimasuki jin, namanya juga jin, walaupun muslim juga pendusta sekali.

Orang ini sukanya kemana mana mencari kesaktian, di mana dia mendengar ada orang sakti, pasti didatangi, juga paling hobby mendatangi makam keramat, di mana ada makam keramat pasti didatangi.

Ujungnya yang masuk jin banyak sekali, sampai nyawa dan sukmanya sendiri ditawan di dalam tubuhnya sendiri, dipermainkan oleh jin yang menguasai. Jadi sampai jinnya sendiri itu selalu mengaku sebagai orang itu, karena ruh dan sukmanya sudah ditawan di dalam tubuh orang itu sendiri.

Ku biarkan jinnya silih berganti bersandiwara mengaku sebagai orang yang punya tubuh, tapi namanya juga sandiwara, ya tetap saja ketahuan kelemahannya, dan kalau sudah ketahuan lalu keluar dari tubuhnya. Begitu terus silih berganti, ada yang ngaku kakang kawah adi ari ari lah, ada yang ngaku penjaga, ada yang mengaku pelindung, wes pokoke, ngakune sak karepe udele jinne, anehe jinnya kebanyakan islam, pinter baca sahadat, dzikir, qur'an, tapi ya tetap saja pendusta.

Ku biarkan saja celoteh sana sini, lalu melihatku, minta ampun, dan keluar, begitu terus, karena masuknya juga karena ketarik oleh amalan yang dijalani oleh lelaki itu tanpa guru, jadi jinnya leluasa mempermainkan, padahal aku lihat saja, itu sudah pegel, karena tubuh ruhaninya juga sudah teramat banyak lubang jadi semua jin dikeluarkan juga yang datang masuk lebih banyak lagi.

Dibiarkan kok ya kasihan, karena ruh dan sukmanya dikuasai dan ditawan jin di dalam tubuhnya sendiri, jadi yang ngomong ngepot pecicilan, semrawut, dan berlagak ini itu, atau mengaku dan bergaya sebagai pemilik tubuh, tapi ya tetap jin, wes jan sampai lemes puegel aku melihatnya....

Makanya mbokyao jangan cari ilmu tanpa guru pembimbing, jangan suka datang ke tempat tempat keramat dengan niat yang salah, akhirnya ya jadi setengah orang setengah jin, la kalau nanti mati ndak diterima bumi dan ndak diterima alam barzah, apa ndak jadi jenglot nantinya.?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar