Kedengkian adalah cacat dalam agama.
Kedengkian adalah kesedihan yang pasti, pikiran yang kacau, dan kesusahan yang terus-menerus. Kenikmatan bagi orang yang didengki adalah nikmat, sementara bagi orang yang dengki adalah malapetaka.
Kedengkian adalah perangai yang rendah, dan di antara kerendahannya bahwasanya ia menimpa orang yang paling dekat, kemudian yang lebih dekat lagi.
Sehatnya badan karena sedikitnya dengki.
Orang yang dengki selalu mendengki kepada orang yang tidak ada dosa padanya.
Kedengkian seorang teman adalah penyakit kecintaan.
Kedengkian diwariskan, sebagaimana diwariskannya harta. dan menular lebih menular dari penyakit lepra, menjalarnya lebih cepat dari kayu yang terbakar.
Orang yang dengki melihat hilangnya kenikmatan darimu sebagai kenikmatan baginya.
Jika Allah berkehendak menguasakan seorang hamba kepada Seorang musuh yang tidak mempunyai belas kasihan kepadanya, maka Dia menyerahkannya kepada seorang pendengki.
Janganlah kalian saling mendengki karena sesungguhnya dengki itu memakan iman, sebagaimana api memakan kayu bakar
Seorang yang dengki tidak akan pernah merasa puas terhadapmu sehingga salah seorang dari kalian berdua meninggal dunia.
Jika engkau melayani seorang pemimpin, maka janganlah engkau memakai pakaian yang sama dengannya, janganlah mengendarai kendaraan yang sama dengannya, dan janganlah engkau mengambil pelayan yang semisal dengan pelayan-pelayannya, maka kemungkinannya engkau akan selamat darinya.
Pemilikan menyebabkan kedengkian. Kedengkian menyebabkan kemarahan. Kemarahan menyebabkan perselisihan. Perselisihan menyebabkan perpecahan. Perpecahan menyebabkan kelemahan. Kelemahan menyebabkan kehinaan. Dan kehinaan menyebabkan hilangnya kekuasaan dan sirnanya kenikmatan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar