Jangan berharap orang lain percaya, pada keyakinan yang kamu tempuh, apalagi zaman sudah akhir, orang dari sekolah SD itu sudah dicekoki pemahaman matrialis dan tak bertuhan, kejadian adalah mutlak kejadian alam, dicekoki sekian lama, kalau hidup itu harus berlimpah materi, tidak ada kuasa Tuhan di dalamnya, kehidupan ya harus membuat target di dalamnya lalu dikejar target itu, sampai dapat, harus bisa, apalagi tv, berita, kejadian semua mencabik cabik pola pikir manusia agar seperti mesin, akhirnya hidup dianggap hanya di dalam dunia saja, entah sadar atau tidak keberhasilan diukur dengan banyaknya harta, tingginya kedudukan, dan keberlimpaham materi.

La orang yang sudah diuyel-uyel diremet-remet dunia kamu ceritai tentang akherat, kamu akan ditolak mentah-mentah, makanya ndak usah cerita, sudah lakukan saja apa yang kamu yakini, petik hasilnya, nikmati dengan enak, mereka nanti melihatmu enak-enakan, dengan sendirinya akan kepengen. Lalu bertanya padamu, kok kamu enak begitu, resepnya apa? Itu juga kalau dia masih hidup, kalau sudah mati malah baik, jadi mereka tak usah diceritai tentang negeri akherat mereka sudah sampai kesana, sudah merasakan negeri itu benar-benar ada.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar