HIDAYAH ITU MUTLAK HAK MILIKNYA ALLAH, kamu tidak bisa memaksakan kesadaran atau ajakan kepada orang lain agar sadar, sebab perintah Allah itu hanya wa'mur bil urfi wanha anil mungkar, memerintah kebaikan dan mencegah kemungkaran, jadi bukan memberikan hidayah pada orang, jika sudah dilaksanakan maka sudah gugur kewajiban, dan pahala kita dapat, soal orang itu mau atau tidak mau, itu bukan urusan kita lagi.
Jadi kita jangan melampaoi hak kita dan berupaya menjadi Allah, dalam hal mengajak kebaikan dan mencegah kemungkaran. Lakukan saja sesuai kapasitas kita, bukan kapasitas Allah. Tetaplah menjadi hamba jangan berupaya menjadi tuhan yang memaksa. Sebab manusia lain itu ciptaan Allah bukan ciptaan kita, semua manusia takdirnya di tangan Allah bukan di tangan kita, Allah memberikan ladang amal, maka cangkul ladang itu tanami, soal panen tidak panennya itu urusan Allah.

Keikhlasan kita menanam kebaikan itu dicatat oleh Allah, dan tak akan kesingsal catatan kita dengan catatan orang lain.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar