Allah Tabaroka Wata’ala berfirman “Wahai anak Adam, lihatlah dirimu dan semua makhlukKu, jika engkau dapati Seseorang lebih mulia bagi kamu daripada dirimu, maka sandarkanlah kemuliaanmu kepadaNya. Apabila tidak demikian maka muliakanlah dirimu dengan bertaubat dan beramal salih. Dan jika engkau anggap dirimu lebih mulia dari yang lain, maka janganlah engkau biarkan ia dalam kema’siyatan dan engkau peruntukkan ia bagi api neraka. Wahai orang-orang yang beriman, ingatlah akan ni’mat Allah yang telah diberikan kepadamu dan ingatlah akan janji Allah kepadamu ketika engkau mengucapkan sami’na wa atho’na dan takutlah akan datangnya hari kiyamat dan hari penyesalan dan satu hari yang nilainya sama dengan lima puluh tahun dan hari yang engkau ingin sekali berbicara akan tetapi tiada mendapat ijin (dari Allah) dan takutlah akan hari dimana seseorang tidak memiliki sesuatupun dan janganlah engkau seperti orang yang berkata sami’na wahum laa yasma’uun kami mendengar padahal mereka tidak mendengar.

Allah Azza Wajalla berfirman, Wahai orang-orang beriman, ingatlah (dzikirlah) kamu kepada Allah dengan dzikir yang banyak, dan sucikanlah Dia pada waktu pagi dan petang. Wahai Musa bin Imron, yang empunya gunung libanon, dengarkanlah perkataanKu, karena sesungguhnya Aku adalah Raja yang Maha Kuasa, tidak ada diantara Aku dan engkau seorang penterjemahpun. Berilah kabar gembira kepada orang yang memakan riba dan yang durhaka kepada orang tuanya, bahwa mereka akan mendapatkan kemarahan dari Dzat Yang Maha Pengasih. Wahai anak Adam jika engkau dapati hatimu menjadi keras, dan badanmu menjadi sakit, serta rizkimu menjadi tersendat, dan hartamu menjadi berkurang, maka ketahuilah sesungguhnya engkau telah sekali mengucapkan sesuatu yang tidak seharusnya engkau katakan. Wahai anak Adam, hatimu tidak akan bisa tenang sehingga engkau mempunyai rasa malu kepadaKu, sungguh Syaithon telah ridho kepadamu, dan Arrohman telah murka kepadamu. Wahai anak Adam apabila engkau telah melihat kepada aib manusia, dan engkau sendiri telah melupakan aibmu, maka sungguh syaithon telah ridho kepada engkau dan sungguh telah murka kepadamu Allah yang Maha Pengasih. Wahai anak Adam, lisanmu adalah laksana dua ekor serigala yang engkau berbicara dengannya, maka ia akan memakanmu dan menghancurkanmu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar