Ada jin, ngikutiku dari belakang dua hari yang lalu,

"Ada apa mengikutiku terus?" Tanyaku.

"Itu pak kyai, rumah saya kebongkar." jawabnya.

"La memangnya kamu tinggal di mana?"

"Saya di tiang depan majlis yang kyai bongkar."

"La kan biar bagus, kamu tinggal pindah saja."

"Pndahnya itu yang repot kyai.."

"Repot bagaimana, apa barang pecah belahmu banyak?"

"Iya kyai.., kalau pindah kan kami boyongan.."

"Aneh aneh saja.... masak masalah pindah harus aku yang ngurusi?"

"Kami pindah kemana kyai.."

"Ke laut kan bisa..."

"Kami ingin selalu dekat kyai,,,, makanya kami tinggal di tiang di depan majlis itu."

"Ya sudah pindah ke genteng kan bisa,"

"Boleh kami pindah ke genteng kyai?"

"Boleh.... sana pindah..."

"Terimakasih kyai...."

"Ya."

"Tapi nanti jangan digusur lagi kyai."

"Wah itu ndak jamin, kalau nanti rumahnya mau dibangun kan tetap saja digusur."

"Ya sudah kalau begitu, saya pamit, mau pindahan ke genteng."

Tidak ada komentar:

Posting Komentar