Salah satu yang menghalangi datangnya rizqi adalah, karena dosa kita, kita tak sadar setiap hari berbuat dosa, dan dosa itu menumpuk tanpa kita sendiri menyadarinya, dan dengan sendirinya dosa yang menumpuk itu menjadi dinding atas terijabahnya doa, dan menjadi penghalang datangnya karunia dari Allah, agar karunia dari Allah itu sampai pada kita dengan cepat tanpa dihalangi oleh dosa kita maka sebaiknya kita bertaubat, banyak-banyak bertaubat dan mengistiqomahkan bertaubat kepada Allah, sesuai firman Allah :

“Maka aku katakan kepada mereka, ‘Mohonlah ampun kepada Tuhanmu’, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan membanyakkan harta dan anak-anakmu dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai’.” (Nuh: 10-12).

“Dan hendaklah kamu meminta ampun kepada Tuhanmu dan bertaubat kepadaNya. (jika kamu mengerjakan yang demikian), niscaya Dia akan memberi kenikmatan yang baik (terus menerus) kepadamu sampai kepada waktu yang telah ditentukan, dan Dia akan memberi kepada tiap-tiap orang yang mempunyai keutamaan (balasan) keutamaannya. Jika kamu berpaling, maka sesungguhnya aku takut kamu akan ditimpa siksa hari Kiamat.” (Hud: 3).

Diriwayatkan Imam Ahmad, Abu Dawud, An-Nasa’i, Ibnu Majah dan Al-Hakim dari Abdullah bin Abbas ia berkata, Rasulullah bersabda:
“Barangsiapa memperbanyak istighfar (mohon ampun kepada Allah), niscaya Allah menjadikan untuk setiap kesedihannya jalan keluar dan untuk setiap kesempitan-nya kelapangan dan Allah akan memberinya rizki (yang halal) dari arah yang tiada disangka-sangka”.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar