Sering kita melewati jalan, dan ada lampu jelas jelas terang benderang, tapi kita tak memperdulikannya, karena lampu itu sudah biasa dilihat di jalan jalan yang kita lewati sebelumnya, padahal lampu itu teramat penting karena di sebelah lampu itu ada tikungan dan di samping tikungan itu ada jurang, karena lampu itulah kita akhirnya tau kalau ada tikungan dan ada jurang, sehingga kita tak sampai jatuh di jurang, dan celaka.

Lampu di mana saja selalu memberi penjelasan dengan gamblang dan menjadikan kita tidak salah arah, tak salah jalan, tidak mengalami kecelakaan. Itu lampu yang menjelaskan kepada mata jasmani kita, dan jika kita celaka adalah celaka bila celaka maka celaka paling parah adalah mati.

Dan lampu yang menunjukkan kepada ruhani kita, orang orang yang menjelaskan pada ruhani kita, mereka menjelaskan agar kita selamat, bukan hanya selamat secara jasmani, tapi juga selamat dari jatuh di jurang kesengsaraan neraka.

Mereka mereka itu sering tak kita sadari ada di sekeliling kita, lebih tak kita kenali karena mereka itu seperti manusia biasa, sebagaimana lampu yang menjelaskan tanpa memaksa, membuatmu tau jalan tanpa meminta balas jasa, mereka tetap sebagaimana lampu, entah kamu sadar, peduli atau mengabaikannya. Karena mereka memang telah dipilih Allah menjadi lampu yang tak perduli siapa saja yang akan diteranginya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar