Dari Sahl bin Sa’ad, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda,
إِنَّ فِى الْجَنَّةِ بَابًا يُقَالُ لَهُ الرَّيَّانُ ، يَدْخُلُ مِنْهُ الصَّائِمُونَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ ، لاَ يَدْخُلُ مِنْهُ أَحَدٌ غَيْرُهُمْ يُقَالُ أَيْنَ الصَّائِمُونَ فَيَقُومُونَ ، لاَ يَدْخُلُ مِنْهُ أَحَدٌ غَيْرُهُمْ ، فَإِذَا دَخَلُوا أُغْلِقَ ، فَلَمْ يَدْخُلْ مِنْهُ أَحَدٌ
“Sesungguhnya di surga ada suatu pintu yang disebut “ar rayyan“. Orang-orang yang berpuasa akan masuk melalui pintu tersebut pada hari kiamat. Selain orang yang berpuasa tidak akan memasukinya. Nanti orang yang berpuasa akan diseru, “Mana orang yang berpuasa.” Lantas mereka pun berdiri, selain mereka tidak akan memasukinya. Jika orang yang berpuasa tersebut telah memasukinya, maka akan tertutup dan setelah itu tidak ada lagi yang memasukinya” (HR. Bukhari no. 1896 dan Muslim no. 1152).
Maksud hadis di atas adalah orang yang selalu berpuasa, jadi maksud hadis bukan orang yang berpuasa romadhon, tapi orang yang selalu berpuasa selain romadhon, sebab kalau puasa romadhon, maka tak perlu dipanggil segala, sebab semua muslim puasa romadhon, jadi tak perlu dipanggil juga akan masuk, tapi di situ ada panggilan kekususan bagi yang berpuasa, artinya adalah orang yang berpuasa selain puasa romadhon.

Allah sangat menyayangi orang-orang yang menghidupkan puasa, karena puasa adalah ibadah untuk Allah, berikut adalah hadits qudsi yang menjelaskan mengenai keutamaan puasa dan karamah bagi orang yang berpuasa.
كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ لَهُ ، إِلاَّ الصَّوْمَ فَإِنَّهُ لِى ، وَأَنَا أَجْزِى بِهِ

“Setiap amalan manusia adalah untuknya. Kecuali amalan puasa itu untuk Allah dan Dia yang nanti akan membalasnya” (HR. Bukhari no. 5927 dan Muslim no. 1151).
Balasan yang diberikan Allah itu bersifat rahasia, menunjukkan kerahasiaan puasa, di hadis di atas kecuali amal puasa itu untuk Allah, artinya puasa itu tidak diketahui oleh orang lain, nah puasa yang seperti itu tentu puasa yang bersifat sendiri dilakukan bukan puasa romadhon yang dilakukan bersama-sama semua orang islam. Karena bersifat rahasia, maka balasan yang diberikan oleh Allah juga bersifat rahasia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar