Seperti seorang jejaka gunung, yang takut nikah, bahkan megang perempuan saja bisa keringetan sampai tubuhnya gemeteran gak kuat kaki menopang tubuh, banyak di pikirannya, mungkin dia membayangkan kalau nikah nanti burungnya takutnya dimakan istrinya, di-sop, atau dia takut kalau nanti burungnya digencet istrinya sampai gepeng seperti kejepit pintu,
Tapi setelah nikah, malah gak keluar-keluar kamar, di kamar cekikak cekikik saja... 

Tak beda orang yang mau menjalankan laku amaliyah, takut jinlah, takut ini itu, nanti jangan-jangan begini, nanti jangan-jangan begitu, tapi setelah menjalankan lama, dia malah suka menyendiri bersama Allah, dan lupa pada dunia seisinya. tak kenal maka tak sayang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar