Mengamalkan laku thoreqoh itu, menjalankan syarat, syareat, hakekat, hukum syarat, sareat itu tata cara amaliyah bersifat lahir, atau yang terlihat mata lahir, seperti benda dan gerakan, jadi apa juga di dunia ini semua ada syarat sareatnya, artinya ada syarat bentuk barang atau dan bentuk gerakannya atau gaya, 
Dan segala di dunia ini juga ada syareatnya, ada caranya, atau cara dan teori melakukan apapun dengan ilmunya cara itu, dan sareat itu selain dalam hal agama, akan selalu berubah, ilmu yang selain hal agama, itu akan selalu berkembang dan berubah, tetapi dalam syareatnya agama, selamanya menetap tidak pernah berubah, sholat dzuhur, dari dulu 4 rokaat, dan caranya begitu begitu saja tidak berubah, walau orangnya makin pintar, atau yang menjalankan masih kecil tetap saja, rukuk sujud, dan makin tua atau makin pinter seseorang ya tetap harus sujud dan rukuk.
Tapi kalau syareat hal lain bisa saja berubah, bikin es campur, dulu asal saja bikin, sekarang ada macem-macem cara bikin. tapi tetap es campur walau caranya berubah-ubah.

Laku hakikat itu laku yang tidak kelihatan, walau di dalamnya ada juga syarat, syareatnya, tapi syarat syareat itu tidak terlihat, karena semuanya dalam hakikat itu tersimpan di dalam, atau di balik sesuatu yang terlihat, kalau dalam pelajarannya dinamakan mengamalkan amaliyah tasawuf, atau tazqiyatunnafsi, membersihkan ruhani dari sifat tercela mengganti dengan sifat terpuji, karena RUH itu bersifat tak terlihat, dan ruh itu urusan Allah, juga dalam pembersihannya, lalu rosulullah SAW mengajarkan dzikir untuk mendekatkan diri pada Allah, agar dengan kedekatan diri pada Allah itulah ruhani kita dibersihkan oleh Allah, sifat-sifat tercela diangkat oleh Allah dan diganti dengan sifat terpuji dan Allah meletakkan sifat sabar ketika kita diuji, ikhlas ketika beramal, tawakal dalam segala perbuatan, dan amanah ketika menerima tanggung jawab, jujur dalam tingkah laku, rendah hati ketika memiliki kelebihan, itu semua tidak akan menetap di ruhani kita kalau Allah tidak menempatkannya menetap, makanya kita selalu mendekatkan diri pada Allah agar dijaga dari segala penyakit, dan dijauhkan dari kejahatan setan dan gangguan iblis, jadi kalau mengamalkan amaliyah tasawuf itu, adalah amaliyah untuk membersihkan diri ruhani kita, jika ruhani kita itu tak bersih itu umpama mobil yang mesinnya mogok, atau tubuh yang nyawanya sakit.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar