Manusia semua meyakini mati dan tak ada ragu lagi padanya. tapi manusia itu, ada orang yang tidak mempunyai perhatian dan persiapan untuk menghadapi mati. Seolah-olah ia tidak yaqin dengan kedatangan mati. Ada pula manusia yang demikian itu menguasai benar pada hatinya, hingga seluruh perhatiannya ditumpahkannya pada persiapan menghadapi mati. Tak ditinggalkannya peluang untuk yang lain. Maka keadaan yang seperti ini, dikatakan : kuatnya yakin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar